Archive

Archive for the ‘Ceramah’ Category

arah pembangunan Pertanian-agribisnis

December 10th, 2012 No comments
Categories: Ceramah Tags:

AGRIBISNIS HARI KOPERASI

December 10th, 2012 No comments
Categories: Ceramah Tags:

Ketahanan pangan dan Kualitas SDM

March 1st, 2009 No comments

KETAHANAN PANGAN DAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA
Nuhfil Hanani

Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia sehingga pemenuhannya menjadi salah satu hak asasi yang harus dipenuhi secara bersama-sama oleh negara dan masyarakatnya. Hak atas pangan telah diakui secara formal oleh banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Akhir-akhir ini isu pangan sebagai hak asasi semakin gencar disuarakan di berbagai forum dunia, tak kurang tema Hari Pangan Sedunia tahun 2007 adalah tentang Hak Atas Pangan.
Agenda modern tentang HAM untuk pangan dimulai dari pidato presiden Amerika Serikat F. Roosevelts 1941 tentang 4 kebebasan (four freedoms), dimana salah satu di antaranya adalah hak pangan. Komitmen bahwa pangan merupakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diepenuhi tertuang dalam dukumen : (1) Deklarasi Universal Tentang Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights) pada tahun 1948 yang menyatakan bahwa hak atas pangan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari hak asasi manusia; (2) Konvensi Internasional tentang Ekonomi, Sosial dan Budaya (The International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights) tahun 1966, bahwa kecukupan pangan dan terbebas dari kelaparan (the fundamental right to freedom from hunger and malnutrition) adalah hak dasar setiap indvidu; (3) Konvensi tentang Hak Anak (International Convention on the Right of Child) pada tahun 1989, bahwa hak asasi dari setiap anak untuk memperoleh pangan dan gizi yang layak bagi perkembangan fisik, mental, spiritual, moral dan sosial anak. Pengertian HAM untuk pangan yang sekarang dikenal banyak terkait dengan Rome Declaration on World Food Security and World Food Summit 1996 yang ditanda tangani oleh 112 kepala negara atau penjabat tinggi dari 186 negara peserta, dimana Indonesia menjadi salah satu di antara penandatangannya. Hal khusus terpenting dari Deklarasi tersebut di atas adalah pemberian tekanan pada hak atas pemenuhan kebutuhan pangan secara cukup (human right to adequate food), dan perlunya aksi bersama antar negara untuk mengurangi kelaparan.
Komitmen Indonesia tentang pangan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 yang mengamanatkan pembangunan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, dan pemerintah bersama masyarakat bertanggung jawab untuk mewujudkannya. Pasal 45 menyebutkan bahwa kewajiban untuk mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga masyarakat. Pasal berikutnya (pasal 46) membahas peran pemerintah dalam menyelenggarakan dan mengkoordinasikan cadangan pangan nasional; mengatur dan menyelenggarakan persediaan, pengadaan, dan penyaluran pangan yang bersifat pokok. Pemerintah perlu mengambil tindakan tegas untuk mencegah dan atau menanggulangi gejala kekurangan pangan, keadaan darurat, spekulasi dan manipulasi dalam pengadaan dan peredaran pangan. Dalam pasal 47 antara lain disebutkan bahwa pemerintah mengembangkan, membina dan atau membantu penyelenggarakan cadangan pangan masyarakat, dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peran koperasi dan swasta dalam mewujudkan keperluan tersebut. Sedangkan pada pasal 48 disebutkan bahwa pemerintah mencegah terjadinya gejolak harga pangan tertentu yang merugikan ketahanan pangan, dan mengendalikan harga pangan pokok. Undang-undang tersebut telah mencakup ke tiga aspek peran pemerintah yang harus dilakukan dalam penjamin ketahanan pangan yaitu: kewajiban menghargai (respect), melindungi (protect) dan memenuhi (fulfill).

Categories: Ceramah Tags:

Ceramah

February 28th, 2009 No comments
Categories: Ceramah Tags: